bagiku, acara ini cukup ngeh di hati. nyadarin sesuatu kalo hidup itu gak seperti yang kita bayangkan. atau lebih tepatnya hidup itu masalah.
habis Jum'atan, kita (kelas IX) disuruh kumpul di ruang seni tari. karna ruangannya gak begitu luas, jadi duduknya gak terlalu nyaman. aku duduk di pojok kanan agak depan mepet kaca *nyenden*
trus, acaranya gimanaaaaaa?!?!?!?!?!
okeh, pertama itu perkenalan. mereka dari Solo, tujuan mereka ke sini karna mo ngetes EQ (jelas lah ya) juga pengen nglatih kejujuran makhluk-makhluk penghuni kelas IX A-E (bahasanya terlalu rumit)
pembukaannya jelas dari kepala sekolah. setelah pembukaan dilanjut sama sesi yang pertama (gak tau namanya)
asik banget rasanya, kita diceritain tentang cerita (jelas lah ya) semacam recount gitu deh!
dari situ bisa diambil kesimpulan kalo:
- kata terima kasih itu berarti banget.
- kesabaran itu sangat penting. karna, orang sabar disayang sama Allah swt.
- harus bisa menahan emosi dan tetep senyum, walaupun lawan bicara bikin emosi sekalipun.
- jujur itu mudah, gak ada sulitnya sama sekali.
- apa yang terjadi sama kita itu adalah kehendak Allah swt.
- jangan pernah mengeluh, karna kalo mengeluh yang kita lawan adalah Allah swt.
- menangis itu boleh, tapi jangan menangis merintih. karna Allah swt. tak suka hamba-Nya yang menangis merintih.
- kalo mo mencapai kesuksesan, kita harus melewati masalah terlebih dahulu.
- dibalik sebuah masalah, selalu ada hikmah didalamnya.
- kita berdoa dan berusaha, sedangkan Allah swt. yang menentukan.
sesi terakhir itu semacam hipnoterapi. jadi kita disetelin lagu-lagu yang -uhuk- bikin nangis. lampu dimatiin, tutup mata, trus konsentrasi.
lagu yang disetelin itu:
- You raise me up
- Demi masa
- Ketika tangan dan kaki berbicara
- Pada-Mu ku bersujud
- Terima kasih guru
- Doa untuk ibu
faktanya, aku kurang konsentrasi. pikiranku gak tertuju sama semua itu, tapi malah kemana-mana. banyak orang yang beranggapan kalo gak nangis brarti gak punya hati. SEMUA ITU SALAH!!!!!
tes ini memang tepat untuk diadakan. dan gak ada salahnya jika diadakan untuk mengukur sejauh mana EQ kita.
aku ingin melihat mereka, mereka yang menangis. apakah mereka benar-benar orang yang peduli dan jujur? apakah setelah ini mereka akan bertobat? apakah jika UN nanti mereka akan benar-benar mengerjakan sendiri? apakah mereka benar-benar sayang sama orang tua mereka terutama ibu? yang bisa jawab hanya mereka.
dan aku juga ingin melihat mereka, mereka yang tidak menangis. apakah mereka orang yang egois dan pembohong? apakah mereka tak pernah menyembah Allah swt.? apakah jika UN nanti mereka akan nirun? apakah mereka tak sayang orang tua mereka terutama ibu? sama seperti tadi, yang bisa jawab hanya mereka.
aku salah satu di antara mereka, mereka yang tidak menangis. jawabanku adalah belum tentu.
kenapa?!?!?!?!
aku akui aku memang egois, tapi dibalik sikap egoisku, aku selalu peduli. jika memang salah, aku berani untuk mengakui en minta maaf.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Alhamdulillah, sejauh ini shalatku sudah 5 waktu. aku akui, dosaku memang banyak dan setiap hari akan selalu bertambah. karna faktanya semua manusia itu punya salah dan dosa.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Alhamdulillah, sejauh ini hampir setiap ulangan aku gak pernah nirun. terutama jika uji coba. karna kalo aku nirun, aku gak bisa bandingin kemampuanku itu sejauh mana. harapku, nilai uji cobaku selalu meningkat. dan suatu saat aku pengen bisa dapet nilai 100 di uji coba en UN itu sendiri. AMIN :)
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
nah kalo soal sayang tak sayang, jawabku SAYANG. terutama sama mama, karna mama itu sabar banget en jago masak. tiap pagi sebelum subuh, mama udah bangun en masak di dapur.
#nowplaying Bunda - Melly G
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
udah tau kan sekarang? kalo kata guruku, EQ rendah berarti IQ tinggi. EQ tinggi berarti IQ rendah. kalo mo tau, IQ'ku waktu masuk negsa itu 135. gak tau itu salah tulis atau apa. ah, aku tak memikirkan itu lagi.


