Selasa, 12 Juli 2016

Keluar

Semalam dapat kabar fixed. Agak berpikir panjang. Dan aku rasa, kabar ini akan menjadi awal untuk ke depannya. Entah bagaimana, tapi siap atau gak, jangan pernah lari.

Minggu, 10 Juli 2016

Random Post #3

Ah, sedang tidak ingin menulis apalagi bercerita. Tidak ada yang dipikirkan, padahal setiap buka laptop, pasti ada notes apa aja yang harus dilakukan dan dipikirkan. Bukannya dibaca malah nonton drama Korea.

Senin, 04 Juli 2016

Mulai ajaran


Random Post #2

Ganti template blog mulu sih, Rum. Kurang kerjaan?

Enggak sih, cuma bosen aja. Lagian nama blognya kan mathematician. Yaudah, gapapa dong ala-ala matematika gitu. Tapi gak suka. Aneh.

Dulu pernah pakai template blog. Girly parah. Pink. Biar lucu aja gitu. Tapi habis itu bosen juga. Suka yang sederhana emang. Pertama, karena gak berat. Kedua, enak dilihat. Paduan polkadot dan warna merah maron udah cukup kan ya?

Emang gitu anaknya, ujung-ujungnya balik ke yang pertama. Ibarat cewek kalau lagi belanja, muter-muter berjam-jam, ujung-ujungnya beli di toko pertama.

Ngomong-ngomong soal cewek, aku disuruh bisa dandan. Dengan alasan aku udah besar. Kuliah pake bedak, pake lipstik, tapi kok geli ya, aku bayangin aja gak kuat.

Kemarin iseng nyoba, aku habis mandi keramas, ngeringin rambut sambil ngaca-ngaca gitu. Terus lihat di meja riasnya mama ada lipstik. Aku coba pake. Terus aku geli, seriusan enggak kuat lihatnya, aku hapus.

Tapi, kalau dipikir-pikir, aku cuma gak PD sama diri sendiri. Mungkin aku pantes pake make-up, tapi ya gitu, gak PD. Jadi gak pernah nyoba.

Aku bingung harus mulai darimana. Gak tau caranya dandan juga. Hahahaha, yaudah sih, pelan-pelan, bertahap, tar juga bisa.

Bebas?

Minggu, 03 Juli 2016

Harusnya Mei, malah Juli

Kamis, 26 Mei 2016

Hari itu, gak ada kegiatan apapun selain kumpul bidang. Sebenernya aku lupa siangnya ngapain, kayaknya makan deh. Intinya, habis dzuhur aku udah di kos, gitu deh.

Di kos aku baca buku. Bukan buku kuliah sih, buku novel. Novelnya Tere Liye. Judulnya "Hujan". Keren! Recommended.

Jam 1:53 aku ditelpon papa. Ditanyain lagi di mana. Kayaknya tuh mau disamperin, tapi gak jadi. Terus jam 2:00 itu aku baru kelar baca buku. Padahal janjian kumpul jam 2:00.

Aku tanya jadi atau gak, oke, ternyata jadi. Jam berapa ya? 2 lebih deh. Hampir setengah 3.

Kita kumpul-kumpul, bahas sesuatu. Eh tiba-tiba kabidku bilang, "Mil, bar ashar yo". Kan aku gak paham ya, aku tanya, "kemana mbak?". Eh si Ayu yang jawab, "ke Jogja, Rum".

Semalem sih emang di grup sempet bilang gitu, tapi aku gak begitu tertarik buat ikut. Tapi entah gimana, sore itu aku tertarik buat ikut. Karena mereka naik kereta. Kan aku jadi mau. Belum pernah soalnya.

Jadilah kita ke Jogja. Setelah tanya-tanya ke yang bersangkutan di sana, kita fixed ke Jogja naik kereta keberangkatan jam 4:10.

3:17 aku baru sampai kos. Langsung mandi sama sholat.

3:35 aku keluar kos dan nyamperin Fayu. Oh iya, kita ke Jogja ber-5. Lintang ada urusan sore itu, jadi gak bisa.

Sampai di stasiun Balapan, kita (re: aku dan Fayu) beli tiket. Eh habis. Adanya jam 5:00. Ya mau gak mau beli itu. Nunggu sejam kita. Ckckck.

Aku, Fayu, Ayu beli es krim. Es krimnya namanya Aice.

Setelah itu, kira-kira setengah 5 lebih, kita masuk stasiun dan naik kereta. Duduk di kursi dan menunggu.

Ampun deh. Pertama kali nih! Excited! Tapi yang seneng aku doang. Hahahaha. Yang lain mah dah pernah, kecuali aku sama Ayu.

Duduk di kereta. Lihat jalanan. Mikir, biasanya aku yang di jalan dan nunggu keretanya lewat. Sekarang aku di kereta dan lihat orang nunggu. Jadi gitu rasanya. Sungguh amat biasa aja..

6:15 kita tiba di stasiun Lempuyangan.

Kita mau sholat, tapi musholanya penuh. Jadi pengennya di luar stasiun. Terus eh mas Very udah datang. Ngobrol sebentar, langsung ke mushola. Kata bapak-bapak yang ditanyain mas Very itu, "ini ke kanan 100 meter, musholanya di kiri jalan".

Kita jalan kaki. Ber-5 aja. Mas Very-nya nunggu mbak Maulida di stasiun.

Aku seneng. Kenapa? Beda aja, suasana Jogja sama Solo. Jogja lebih rame. Tapi ramenya gimana ya, gimana gitu.

Kita sampai di mushola. Kita sholat. Selesai sholat, aku sama Fayu beli tiket buat balik ke Solo keberangkatan jam 8:21. Bisa dibayangkan? 6:15 sampai Jogja, 8:21 udah balik. Ke Jogja numpang ambegan.

Mbak Maulida dateng. Kita ngobrol. Urusan kita itu cuma minta tanda tangan mas Very di surat tugas waktu FORMAT Ikahimatika.

Iya. Ke Jogja cuma mau gitu aja. Gitu aja. Gitu doang. Sip!

Gak sampai 5 menit yakin, urusan kita udah selesai. Setelahnya kita nunggu kereta. Kita belum makan malam, jadi maunya makan.

Mas Very dan mbak Maulida bersedia nemenin. Mereka ramah dan baik banget. Mereka gak langsung ninggalin, tapi ditemenin sampai kita balik ke Solo.

Kita jalan kaki cari makan. Sampai jauuuuh, ujung-ujungnya juga balik ke depan stasiun. Hahahaha.

Kita makan di penyetan. Parah dah. Waktu lewat itu, ada semacam makanan cepat saji. Kalo di Solo, harganya itu 7500, kalo di sana setara 12000. Hampir 2x lipat. Alig alig alig.

Sepanjang makan, kita ngobrol. Cerita tentang banyak hal. Hal hal hal hal hal hal hal. Kita dibilang gembelan berwibawa. Kenapa? Ya itu tadi, ke Jogja cuma buat minta tanda tangan.

Ada kejadian nih, sesudah makan, kabidku bilang, "foto dulu sama mereka". Blablabla. Eh dia bilang, "wah aku belum bayar". Bisa dibayangkan? Kabidku langsung mlipir buat bayar. Yang ada di situ ketawa semua, tar gak lucu dong, ke Jogja cuma buat bayar hutang. Lempuyangan ninggal utang.

Aku lupa selesai makan jam berapa. Tapi kayaknya sebelum jam 8. Kita menuju stasiun dan pamitan. Sebelum pamitan, foto dulu lah sama mereka.

Pas mau masuk untuk keberangkatan (cek tiket), aku videoin kan, eh bapaknya bilang, "kalo foto harganya nambah mbak". Aku jawab, "wah saya ngevideo pak". Terus dijawab lagi, "video apalagi". Ya aku mah hehe-in doang ya.

Nah si bapak itu mau dimintai tolong ngefotoin. Baik kan? Baik lah.

Kita pamitan dan selesailah urusan kita.

Kita nunggu kereta dateng. Sambil menunggu, kita foto-foto (lagi).

Dan...

Kereta dateng. Kali ini lebih bagus daripada yang tadi. Ada AC-nya, tempat duduknya juga lebih enak. Beda deh sama yang tadi.

Pada tidur. Pada capek mungkin. Aku baca cerita. Suara Dilan. Hahahaha. Sangat menghayati ceritanya.

Estimasi tiba di Solo tuh 9:28, tapi lebih deh. Soalnya di tengah-tengah perjalanan, keretanya berhenti, gak tau kenapa.

Sampai di Solo, kita ke parkiran dan langsung menuju kos masing-masing.

Capek, tapi aku seneng.

Pertama, naik kereta 2x dalam sehari.

Kedua, jalan-jalan sama bidang IV. Pertama kalinya keluar bareng mereka, walau gak full team, tapi gapapa. Semacam bidang IV on Trip. Azek.

Ketiga, ketemu sama mas Very dan mbak Maulida yang super duper baik dan ramah.

Keempat, ............... ini rahasia. Tapi ini poin terpenting kenapa aku berangkat.

Pokoknya, menyenangkan. Bertemu dan bersama orang-orang yang menyenangkan juga.

Terima kasih untuk 2 jam yang lalu. Dan terakhir, kapan jalan-jalan lagi? Eaaa.

Cerita di atas, ternyata ada di draft blogku. Entah aku yang lupa nge-post, gak mau nge-post, atau nunggu sesuatu, semacam dokumentasi. Aku coba mengingat lagi kala itu. Senyum-senyum sendiri. Ah... cerita yang menyenangkan. Apalagi poin keempat, aku lupa, tapi aku berhasil mengingat.

Hey, berceritalah, jika suatu saat kamu lupa, kamu masih bisa membaca untuk mengingat. Berceritalah, untuk dirimu, untuk kenangan, dan untuk rindu.

Ku harap begitu

Aku gak tau apa yang banyak orang pikirkan. Sekalipun aku ingin tau, tapi lebih baik tidak. Berjaga-jaga aja, mungkin aku tidak mau mendengar apa yang tidak ingin aku dengar.

Okay, tanggal berapa ini? 3 Juli. Aku tanya ke mama tentang mudik kita. Tapi berasa gak mudik. Sholat Ied di Boyolali, terus muter dulu di sini, baru ke Jogja, tapi gak menginap. Terus ke Semarang, nah kalau ini menginap.

Aku lupa deh, lebaran tahun kapan ya, habis dari Semarang terus ke Bandung. Aslinya aku mau cerita di blog, ada draft-nya, tapi baru dikit, gak aku lanjutin lagi. Jadi lupa. Ada beberapa momen yang terlupakan, bukan dilupakan.

Tanggal 9 Juli, katanya ada acara di Jogja. Terus aku kayak ingat gitu, tanggal 11 Juli itu ada apa, aku pikir-pikir, oh iya, pegawai pada masuk. Makanya, harus jalan perizinan.

Urusan kerjaan. Banyak yang harus diurus. Banyak!

Aku nanyain, tapi sendirinya aku pekewuh. Takut liburan mereka terganggu. Tapi aku bingung, kalau gak segera dipikirkan dan diurus, nanti gimana?

Aku gak tenang mikir begituan, tapi kok.......... atau aku yang terlalu ribet?

Yaudah sih, aku harap jangan pada terlena sama waktu libur. Ingat, deadline. Semangat!!

Sabtu, 02 Juli 2016

Dijaga ya

Teringat sesuatu. Waktu buber sama temen-temenku SMA, aku tanya ke mereka, pada ikut organisasi atau gak. Dan jawaban mereka adalah "enggak". Waktu aku bilang kalau aku ikut himpunan, ada salah satu dari mereka yang kayak merendahkan gitu, seperti bilang, "mending ikut BEM".

Jujur aja ya, itu tergantung pandangan. Aku mandang himpunan begini, BEM begini. Itu pendapat. Semua orang bebas mengungkapkan, tapi tolong, jaga ucapan.

Okay. Ada yang lain dari mereka, waktu itu aku gak lagi ngapa-ngapain, cuma lihatin mereka yang lagi foto-foto. Nah, salah satu dari mereka itu tanya, "gak pulang?". Aku jawab, "ya pulang, tapi nanti". Dia tanya lagi, "coba pulang o, nanti lak pada pulang". Aku tanya, "lah kok?". Dia jawab, "anak organisasi kan? biasanya penggerak hahaha".

Hah. Itulah realita yang harus dihadapi. Banyak kepala, banyak pikiran, banyak pendapat. Pertanyaannya, siap atau gak kamu berhadapan dan terbuka?

Seperti kata Dilan, "ada yang seperti aku, ada yang seperti kamu, ada yang seperti mereka, kamu mau semua orang sepertimu?".

Intinya, jaga ucapan deh. Okay?

Jumat, 01 Juli 2016

Gak ada cerita hari ini

Sedih
Kaget
Bingung

Mau lupa
Tapi gak bisa

!!!!!!!!!!!!

Tidak pernah mau mendengarkan
Seakan-akan dia sudah hebat
Apa yang perlu diubah?
Mungkin pikirnya begitu

Ah..
Tidak pernah berubah

Mau sampai kapan?
Mengerikan
Sadar!