Jumat, 30 Agustus 2013

I love your blog, Mper. :)

Gue pengen deh jadi kayak Mper. Seorang yang menginspirasi lewat tulisan. Dia emang udah meninggal, tapi blognya pasti masih bisa dibaca orang lain, nge-beri semangat untuk bersyukur. :')

Sayangnya gue seorang blogger amatiran, yang kerjaannya cuma nulis curhatan di blog. Kesannya kayak dunia musti tau. Tapi, ya ini gue. Mungkin tanpa sengaja gue udah menginspirasi orang, tapi gue gak tau. Fans-fans gue terselubung.

Halah.

Seriously, Mper ini hebat. Walau tampilan blognya sederhana, tapi tulisannya two-thumbs-up-able. Lah gue?

Tapi gue belajar satu hal dari dia, bersyukur tanpa batas. Ingat Allah tanpa lelah. :') hey guys, sehat itu lebih nikmat daripada sakit sekalipun banyak yang merhatiin. Teguran buat gue juga yang penasaran rasanya opnam. Hehe.

Kita gak akan pernah tau kehidupan selanjutnya, tapi tiap inget kematian, cuma diri sendiri yang bisa mecut untuk mengendalikan nafsu dosa. Bukan orang lain. Orang lain hanya sebagai pengingat.

Dan akhir-akhir ini emang gue lagi ketakutan. Takut kalo bentar lagi gue udah gak ada, but who knows? Nobody.

Ya mungkin Mper ini tadi adalah pecutan buat gue biar gak blak-blak-an ngelakuin dosa. Misalnya males-malesan, marah-marah, nggrenengin guru.. ngg..

Hidup gak akan sekeren ini tanpa masalah - @Pindy20

Ngomongin soal hidup itu gak akan ada habisnya. Untuk menjelaskan bagaimana hidup itu pun akan lebih susah daripada paham mau-nya cewek waktu pms. Lo gak butuh rumus untuk menyelesaikan masalah, lo hanya butuh percaya, bahwa tanpa masalah lo gak akan seperti ini. Just "hajar" your problem(s).

End.