Sabtu, 13 Februari 2016

Masih sabar kan?

Bicara soal waktu, kita bicara soal prioritas. Kita diberi waktu yang sama setiap harinya. 1 hari, 24 jam, 1440 menit, 86400 detik. Tapi cara kita mengatur dan menghabiskannya yang berbeda.

Bicara soal prioritas, kita bicara soal tanggung jawab. Ada kalanya, ketika kita mengatakan "iya" pada suatu acara, lalu tiba-tiba harus dibatalkan karena acara yang lebih penting. Sesuatu yang mengikat, yang bersifat tanggung jawab. Lalu bagaimana dengan acara yang sudah dirancang lalu batal begitu saja?

Tidak. Tunda.

Lalu apakah menunda, kita menjanjikan bahwa suatu hari akan terlaksana?

Tidak.

I mean, tidak ada yang tau.

Kenapa kita tidak menunggu? Sudahkah kamu bosan menunggu?

Lalu berjuang? Bagaimana dengan berjuang meluangkan waktu? Tidakkah kamu menganggap ini penting? Menunggu saja tidak ada artinya jika tidak berusaha.

Haruskah? Ketika kita sedang banyak pikiran, ingin setidaknya menenangkan, lalu pada saat bertemu tiba-tiba kita hanya diam. Lalu semua bungkam. Dan menjadi tegang. Timbul rasa bersalah. Kacau.

Apakah itu baik?

Menunggulah. Hingga semua siap dan di waktu yang tepat.

Sampai kapan?

Bersabarlah.