Kalau hati sudah begini, pikiran bisa apa?
Tidak lelahkah otak memikirkan hal yang sebenarnya tidak perlu? Tidak lelahkah hati hanya menguatkan diri sendiri? Selalu begitu. Tidak lelahkan aku?
Aku lelah.
Saat ini aku lelah.
Benar-benar lelah.
Aku butuh istirahat. Semua ini memang tidak bisa dipaksakan. Tidak bisa. Ini bukan waktu yang tepat.
Ikhlaskan. Sekali lagi, ikhlaskan. Bukankah ia juga mengikhlaskanku? Lantas mengapa aku juga tidak demikian?