Sabtu, 27 April 2019

Hiya hiya hiya

Finally!!! Menahan diri buat gak cerita apa-apa karena mau sidang hahaha. Harusnya sidang tanggal 23 April, tapi karena ada alasan tertentu jadi mundur tanggal 26 April. Sebelum hari H, aku gak pernah merasa khawatir, biasa aja. Tapi pas hari H, dari jam 3 pagi bangun sampai sebelum sidang mulai itu tegang parah. Butterflies in my stomach.  Aslinya bikin alarm jam 4, tapi jam 3 udah bangun, udah gitu kepikiran.

Rasanya tuh di otak kayak kosong, gak kebayang bakal dapat pertanyaan apa, apalagi takut gak bisa jawab, ngah-ngoh, gitu lah. Ternyata... gak se-menakutkan yang aku bayangin. Aku takut sama ketua pengujiku, tapi ternyata justru lebih sulit di pembimbing hahaha. Dasar banget pertanyaannya, kayak beda pandangan, mungkin sebenarnya aku benar, cuma aku gak bisa jelasinnya, jadi utang jawaban nanti pas ketemu dosen. Seru juga.

Terus udah tuh, selebrasi lalala yeyeye.

Malamnya...

Nah... apa ya, hahaha. Patah hati untuk ke sekian kalinya, tapi kali ini sadar itu kesalahanku sendiri. Beda pemikiran. Aku yang terlihat seadanya, padahal merasa bingung harus gimana. Aku dengan asumsiku sendiri, padahal gak kayak gitu. People come and go, that's okay.

Pada akhirnya memang harus direlakan dan jadi pelajaran bahwa halu itu kadang gapapa HAHAHAHAHA. Gak gak, aku tau kok, tiap orang pasti mau diperjuangin dan di posisi itu aku malah milih untuk diam, jadi ya wajar kalo dia merasa berjuang sendiri. Sampai akhirnya dia milih untuk pergi, ya itu lebih wajar lagi. Sedih sih, tapi ya yaudah, gapapa.

Dulu, aku berharap kalo ada pelajaran itu buat di hubungan kita. Tapi ternyata aku dapat pelajaran buat di hubungan selanjutnya. Untuk jadi aku yang gak bikin asumsi sendiri, untuk jadi aku yang gak gampang menyerah, dan untuk jadi aku yang lebih berani buat ambil resiko.

Even though I might not like this
I think that you'll be happier, I want you to be happier