Kamis, 20 Juni 2019

Sidang MK


Nonton sidang MK tuh jadi ingat jaman-jaman pleno/mubes pas masih organisasi Apa yang mau dipertanggungjawabkan harus benar-benar disiapkan. Gak boleh terlontar kata lupa apalagi gak tau. Pasti bakal dikejar pertanyaan lain dan hal itu bukan bermaksud mengintimidasi. Semua pertanyaan itu untuk membuktikan kebenaran sebuah pernyataan. Wajar kan?

Gemes aja gitu kenapa pas udah sidang MK malah banyak banget hal yang gak disiapkan. Jawaban lupa dan gak tau jadi tameng, padahal justru bumerang nantinya. Untuk apa mereka datang memberi kesaksian kalo ujung-ujungnya lupa dan gak tau? Kurang briefing? Hehehe.

Salut sama para hakim yang selalu berbicara sesuai data dan logika, bukan sekadar katanya dan perasaan. Salut sama beliau-beliau yang sabaaaar banget menghadapi saksi-saksi, karena sebagai penonton rasanya kesel dengerin pernyataan yang muter-muter bahkan gak nyambung. Meskipun lucu ya, tapi menurutku buang-buang waktu.

Kalo ada yang bilang hakim berpihak ke 01, hhhh, terlalu fanatik mendukung 02 ya? Karena meskipun gak mihak siapapun, harusnya bisa sadar kalo pernyataan para saksi itu sulit dibuktikan dengan jelas. Bukti video aja gak cukup, harus data. Bukti melihat sendiri pun juga gak cukup, harus data. Data, data, dan data.

Bicaralah sesuai data.

Akhir kata, terima kasih para saksi yang sudah berjuang sampai di titik ini. Jika kesaksian saudara/i sekalian tidak terbukti, saya berharap ada "keadilan" untuk anda karena sama saja melakukan fitnah dan meresahkan warga Indonesia.