Tidur. Belum lama tidur, hampir jam 10 malam kebangun gara-gara telinga kanan sakit luar biasa. Kayak ada suara kresek-kresek terus perih. Langsung tuh ambil pembersih telinga (cutikan, gitu lah), tapi gak keluar apa-apa. Makin sakit, akhirnya minta tolong sama mbak yang lagi nugas akhir, lihatin apa ada hewan yang masuk.
Soalnya dulu pernah. Malah rasanya kayak terbang dan nabrak-nabrak. Lebih dari ini, bedanya enggak sakit.
Flashback dikit. Dulu sendirian di kos lama. Bangun tengah malam sampai nangis-nangis soalnya takut banget. Aku lupa sih, lama-lama hilang, tapi siangnya muncul lagi. Googling deh, bisa karena hewan masuk, bisa karena telinga itu sendiri lagi bermasalah. Pun kalau hewan masuk, dia gak mungkin sampai ke otak. Kayak tertutup gitu lah. Pasti bakal keluar.
Dan malam tadi ngalamin lagi. Di cek, gak ada. Aku udah mau nangis tuh, soalnya perih banget. Gimana sih, kresek-kresek aja udah ngganggu. Ditawarin, apa ke IGD aja. Tapi aku gak mau.
1 menit, 2 menit, tau ah, mbakku ngecek lagi. Di senter-in lagi, ternyata ada semut keluar. Pelan. Terus di ambil. Semut kecil. Tau semut kuda? Kecil kan? Ya itu pelakunya.
Tercyduk.
Reda sakitnya, tapi agak panas. Gapapa deh. Yang penting keluar semutnya.
Tidur lagi.
Yang aku sadari adalah, semut itu masuk dan keluar pasti atas izin-Nya. Semakin hari, semakin merasakan kalau apapun yang terjadi di dunia pasti itu rencana-Nya.
Tidak ada daun yang jatuh melainkan atas izin-Nya. Ya kan?
Dan mungkin, ketidaknyamanan itu terjadi karena dosa yang aku perbuat. Mungkin.
"Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu)." (QS. Asy-Syura : 30)