Minggu, 10 Juli 2016

Random Post #3

Ah, sedang tidak ingin menulis apalagi bercerita. Tidak ada yang dipikirkan, padahal setiap buka laptop, pasti ada notes apa aja yang harus dilakukan dan dipikirkan. Bukannya dibaca malah nonton drama Korea.

Dan malam ini, sedang menunggu pesan, katanya mau malam ini, tapi kok belum ya?

--- -- --- -- ---

Kzl deh. Bad hair day! Aku gak ngerti lagi, maunya sih potong rambut, tapi ini masih belum panjang. Gak tau sejak kapan maunya pendek terus. Dulu pernah panjang, bahkan lebat, udah kayak badai gitu.

Ciaaa, rambut w badai!

Tapi sekarang enggak, menipis. Hiks.

--- -- --- -- ---

#LiveUpdate

Sedang terdengar lagu Ku tunggu kau putus. Sering dengar, tapi gak tau judulnya. Salahin JOOX.

--- -- --- -- ---

Di sampingku ada Syifa. Nah, aku mau cerita sedikit. Sekarang dia udah SD kelas 1. Tambah besar. Waktu diajak jalan muter Boyolali, kan banyak orang-orang mudik. Plat mobilnya jadi banyak, nah dia nanya terus. Mamaku bosen ditanyain terus, akhirnya beli buku RPUL.

Syifa baca itu, dia bener-bener baca plat-plat mobil di RPUL. Bahkan pas kita mudik, dia selalu gembira tiap ada plat mobil yang beraneka ragam. Kalau dia gak tau, dia buka bukunya, kan pas mudik dia harus bawa buku, buat belajar katanya.

--- -- --- -- ---

Udah tanggal 10 Juli.

Rasanya gak mau balik Solo gitu. Terlalu nyaman di Boyolali. Belum mau lihat kampus. Tapi... udah ditanyain, kapan rapat? Huaaa!

Terus aku mikir, yang rumahnya pada jauh dan gak pernah pulang, gimana dong? Efek kelamaan libur itu bisa jadi gak mau balik Solo. Berat hati. Kayak temen aku dulu, dia kelamaan libur, sampai akhirnya udah bikin tanggal-tanggal kapan dia harus balik. Keren kan?

--- -- --- -- ---

Pertemuan keluarga besar kemarin. Belum besar sih, banyak yang gak datang karena ada yang gak pulang, ada yang tumpuk pertemuan keluarga di tempat lain.

Keluarga kali ini dari keturunannya eyang kakung. Jadi orang tuanya eyang kakung punya anak. Nah anak-anaknya punya anak. Jadinya anak-anaknya anak-anak orang tuanya eyang kakung mengadakan pertemuan keluarga. Trah mbah buyut-ku.
Besar kan? Fotonya yang besar. Tebak aku yang mana hayo~

Enak ya, punya anak banyak, anak-anaknya dari anak itu banyak, jadinya rame. Apalagi anaknya eyang kakung itu 8. Separo orang-orang yang ada di foto itu, keluarganya papa.

Pesan dari kemarin adalah: Menikah itu tidak hanya dua orang, tapi keluarganya. Mbah buyut udah tiada, eyang-eyang juga udah tiada, tapi apa terus putus hubungan? Ya enggak.

--- -- --- -- ---

Yaudah, cukup sekian. Kabarku, aku baik-baik aja. Aku gak kenapa-kenapa. Aku cuma gak mau mikir. Lagi gak mau aja. Aku tau sekelebet aku kepikiran, tapi aku langsung menepis. Mungkin biar gak mengganggu sisa-sisa libur. Mungkin. Hahahaha.